Jumat 4, Apr 2025

Latest News

    • Prabowo Subianto - Tegas, Berwibawa, Adil, dan Berpengalaman

      Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang paling dikenal dengan nama Prabowo Subianto, lahir di Jakarta, pada tanggal 17 Oktober 1951. Prabowo Subianto adalah mantan Danjen Kopassus dan menantu dari mantan Presiden Indonesia Soeharto. Ia juga termasuk tokoh kontroversial di Indonesia. Sehingga ia dicopot jabatannya oleh Presiden Habibie melalui mantan Pangab Wiranto karena dugaan keterlibatan oknum Kopassus dalam kasus penculikan sejumlah aktivis LSM dan pelanggaran HAM yang sampai sekarang masih buram ceritanya. Prabowo juga politikus sekaligus pendiri dari partai Gerindra. Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo yang merupakan ahli Ekonomi Indonesia pada zaman Soekarno serta Soeharto dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro.Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Prabowo Subianto dinamai menurut Soebianto Djojohadikoesoemo, pamannya yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo. Dalam bukunya Jejak Perlawanan Begawan Pejuang, Sumitro mengakui istrinya sangat berperan dalam membesarkan dan pendidikan formal anak-anaknya. Meskipun Sumitro muslim, Dora Sigar tetap Kristen. Dengan latar belakang keluarga berpendidikan Belanda, Dora Sigar menerapkan disiplin ketat kepada putra-putrinya. Di meja makan, misalnya, semua tata krama dan etiket Belanda sangat ketat dijalankan, seperti tangan tidak boleh ke sana ke mari, serbet harus dilipat di pangkuan, dan garfu sendok tidak boleh bunyi. Perpaduan dua kepribadian orangtua inilah yang sangat membentuk kepribadian Prabowo. Disiplin dan sikap keras diturunkan dari sang Ibu, gaya berpikir kritis dan bebas dari sang Ayah. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, lugas tanpa basa-basi, sangat taat aturan sehingga sangat kaku dalam pergaulan, dan kritis. Dan, dari penuturan kawan-kawan dekatnya, Prabowo adalah anak kesayangan ibunya. Masa kecilnya banyak dihabiskan di luar negeri. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Pada tahun 1970, barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang. Prabowo Subianto mengawali karirnya waktu ia daftarkan diri di Akademi Militer Magelang, Ia lalu Lulus pada tahun 1974 dari Akademi Militer, lalu pada tahun 1976 Prabowo ditugaskan untuk Komandan Pleton Beberapa Komando Group I Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) serta ditugaskan untuk sisi dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Akhirnya, Nicolau Lobato tewas setelah tertembak di perut saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978. Prabowo Subianto kemudian menikah dengan Titiek yang merupakan anak Presiden Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Ragowo "Didiet" Hediprasetyo. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer. Menurut sumber The Politic, Prabowo dipertemukan (dicomblangi) oleh Wismoyo Arismunandar dengan  anak Alm Presiden Soeharto, Titiek Soeharto, ketika ia menjadi ajudan Wismoyo kala itu. Siti Hediati Hariyadi yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 April 1959, lebih dikenal dengan Titiek Soeharto adalah anak keempat mendiang mantan Presiden Soeharto. Ketika pertama kali bertemu, lanjut sumber, langsung saling tertarik, padahal saat itu Prabowo sudah bertunangan dengan anak dari dr. Sajiman, Kepala RS TNI di Magelang, yang sekarang sudah menjadi dokter gigi, kawin dengan seorang ginekolog di Yogyakarta. Setelah perceraian, hubungan Prabowo dengan Titiek tampak tetap mesra. Pada tahun 1983, kala itu masih berpangkat Kapten, Prabowo diduga pernah mencoba melakukan upaya penculikan sejumlah petinggi militer, termasuk Jendral LB Moerdani, namun upaya ini digagalkan oleh Mayor Luhut Panjaitan, Komandan Den 81/Antiteror. Prabowo sendiri adalah wakil Luhut saat itu. Pada tahun 1990-an, Prabowo terkait dengan sejumlah kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Pada akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo. Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan. Pada tahun 1995, ia diduga menggerakkan pasukan ilegal yang melancarkan aksi teror ke warga sipil. Peristiwa ini membuat Prabowo nyaris baku hantam dengan Komandan Korem Timor Timur saat itu, Kolonel Inf Kiki Sjahnakrie, di kantor Pangdam IX Udayana. Sejumlah lembaga internasional menuntut agar kasus ini dituntaskan. Menurut pakar hukum Adnan Buyung Nasution, kasus ini belum selesai secara hukum karena belum pernah diadakan pemeriksaan menurut hukum pidana. Pada tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman. Namun, operasi ini dikritik karena menggunakan lambang Palang Merah pada helikopter putih untuk menipu anggota OPM. Pada tahun 1997, Prabowo Subianto diduga mendalangi penculikan dan penghilangan paksa terhadap sejumlah aktivis pro-Reformasi. Setidaknya 13 orang, termasuk seniman 'Teater Rakyat' Widji Thukul, aktivis Herman Hendrawan, dan Petrus Bima hilang dan belum ditemukan hingga sekarang. Mereka diyakini sudah meninggal. Prabowo sendiri mengakui memerintahkan Tim Mawar untuk melakukan penculikan kepada sembilan orang aktivis, diantaranya Haryanto Taslam, Desmond J Mahesa dan Pius Lustrilanang. Pada tanggal 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jendral TNI Prabowo Subianto. Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Maret 1997 dari Phakding, Nepal. Tahun 1998, Prabowo ditarik kembali menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Letnan Jenderal, dalam usia relatif muda yakni 47 tahun. Sebagai Pangkostrad yang membawahi pasukan cadangan ABRI yang jumlahnya cukup besar pada waktu itu (sekitar 11 ribu prajurit) , Prabowo dimintai pertolongan oleh Panglima Kodam Jaya untuk mengamankan Jakarta yang berada dalam suasana kacau. Permintaan ini dipenuhi Prabowo dengan membantu mengamankan sejumlah bangunan penting, khususnya rumah dinas Wakil Presiden B.J. Habibie di Kuningan. Di tahun inilah ia tersandung tragedi Mei yang membuatnya dipindahkan menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (Sesko TNI). Dan atas pertimbangan Dewan Kehormatan Perwira (DKP), Prabowo diberhentikan dari dinas kemililiterannya. Setelah Mei 1998, untuk menghindari tekanan dari Habibie terkait insubordinasi tersebut dan menghindari pengusutan hukum terkait kerusuhan Mei dan penculikan para aktivis, ia melarikan diri ke Yordania. Ia mendapat suaka politik dan status kewarganegaraan dari Abdullah II. Pangeran Abdullah II yang kemudian pada 1999 menjadi Raja Yordania adalah kawan Prabowo di sekolah militer. Prabowo kembali ke Indonesia pada 2001 setelah kekuatan Poros Tengah menggulingkan Presiden BJ Habibie dan momentum untuk mengusut kasus-kasus pelanggaran HAM Orde Baru mulai surut. Setelah meninggalkan karier militernya ia menjadi pengusaha, mengikuti karier adiknya Hashim Djojohadikusumo, antara lain dia memiliki saham dalam PT Kertas Nusantara. Ia lalu terjun ke dunia usaha, membantu adiknya Hashim Djojohadikusumo, yang sudah lebih dulu sebagai pengusaha minyak di Kazakhstan. Sekitar tahun 2002, Prabowo membeli PT Kiani Kertas yang saat itu sudah berada di BPPN sebagai perusahaan yang ‘sakit’ karena terbelit utang yang besar. Prabowo membeli Kiani Kertas menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri. Ia kini tercatat memimpin 27 perusahaan di Indonesia dan luar negeri. Perusahaan yang dipimpinnya meliputi Nusantara Energy (perusahaan minyak, gas alam dan batu bara), Tidar Kerinci Agung (minyak kelapa), dan Jaladri Nusantara (industri perikanan). Prabowo juga mendirikan beberapa organisasi masyarakat seperti Asosiasi Petani Indonesia, Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia, Asosiasi Pencak Silat Indonesia. Pada tanggal 5 Desember 2004, Prabowo terpilih sebagai ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) mengalahkan Setiawan Djodi dan Ja'far Hafsah. Pada saat Musyawarah Nasional (Munas) HKTI ke-7, Prabowo Subianto kembali terpilih sebagai Ketua Umum 2010-2015 secara aklamasi. 32 dari 33 Dewan Pimpinan Daerah menerima laporan pertanggungjawaban Prabowo dan meminta agar Prabowo kembali memimpin HKTI. Pada tanggal 6 Agustus 2008, Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013. Prabowo terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 Dewan Pimpinan Wilayah tingkat provinsi dan 199 Dewan Pimpinan Daerah tingkat kabupaten. Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI tahun 2004. Pada Munas PB IPSI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tanggal 27 Februari 2012, Prabowo terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum PB IPSI. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olah raga pencak silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan. Istana Prabowo berpadu dengan hijaunya Bukit Hambalang, sangat megah dan asri dengan rerumputan dan pepohonan pinus. Selain di depan, di bagian belakang rumah juga terdapat satu pos penjagaan. Menurut sumber The Politic, rumah petinggi Gerindra ini berfasilitas sangat lengkap. Tak hanya  itu, dua buah istal kandang kuda sebanyak 17 ekor kuda milik Prabowo berjenis Lusiano turut melengkapi  fasilitas di rumah itu. Kuda-kuda tersebut didatangkan langsung dari Portugal. Tak tanggung-tanggung, konon harga per ekornya mencapai miliaran rupiah! "Saya ini kesatria yang menyepi pada saat tidak dibutuhkan. Dan kesatria selalu menyepi di gunung, seperti tempat ini." Prabowo ditemani sejumlah lelaki muda yang ia sebut sebagai Kesatria Jedisebutan untuk murid Master Yoda dalam film Hollywood Star Wars. "Mereka ini anak muda yang pintar-pintar. Lulusan luar negeri,".  Ia juga mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada Konvesi Capres Golkar 2004. Untuk pencalonan ini, tim suksesnya khusus menyewa Alex Castinallos, konsultan kampanye Partai Republik Amerika Serikat yang berhasil mendudukkan George W Bush di Gedung Putih dan konsultan media iklan TV, David Axelrod. Meski lolos sampai putaran akhir, akhirnya Prabowo kandas di tengah jalan. Ia kalah suara oleh Wiranto. Prabowo adalah calon presiden dalam pemilu presiden Republik Indonesia 2009 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Karena sejumlah kendala politik, akhirnya Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Pasangan Mega-Prabowo resmi diumumkan 15 Mei 2009. Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, Prabowo berperan besar dalam pembebasan Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia. Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida adalah buruh asal Nusa Tenggara Timur yang diberangkatkan secara ilegal. Wilfrida didakwa hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen pada tanggal 7 Desember 2010. Partai Gerakan Indonesia Raya telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014. Prabowo sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai presiden, jika mendapat dukungan dari rakyat. Walaupun beberapa lembaga survei mencatat elektabilitas Prabowo tertinggi dibandingkan dengan calon-calon presiden lainnya, tidak sedikit pengamat politik yang meyakini kalau langkah Prabowo akan terganjal elektabilitas Partai Gerakan Indonesia Raya yang sangat rendah. Di Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, Gerindra meraih posisi ketiga, hanya sedikit selisih suara dibanding PDIP dan Golkar, yaitu 11,58 persen, sementara PDIP meraih 19,52 persen dan Golkar 15,22 persen berdasarkan perhitungan cepat Kompas hingga 9 April 2014. Prabowo Subianto hadirkan "Enam Program Aksi Transformasi Bangsa" dalam kampanyenya; apabila terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, ia ingin membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur, melaksanakan ekonomi kerakyatan, membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamatan sumberdaya air, meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya, membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup, dan membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif. Setelah meningkatnya popularitas dan elektabilitas Prabowo di berbagai lembaga survei dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, ia terus diserang kampanye hitam dan opini negatif antara lain beredarnya uang kertas pecahan Rp50.000 yang diberi cap dengan tulisan "Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil" dan penghembusan kembali isu stigmatisasi atas tudingan keterlibatan, bahkan nama Prabowo juga disebut-sebut sebagai dalang penculikan aktivis pro demokrasi 1997/1998, penembakan mahasiswa Trisakti, otak penggerak Kerusuhan Mei 1998 dan tuduhan hendak melakukan kudeta Mei 1998. Prabowo juga dididuga berjanji akan memberikan satu miliar kepada setiap desa di Indonesia bila ia terpilih sebagai presiden. Seperti calon presiden lainnya, Prabowo memiliki tampilan unik yang mudah dikenali dengan baju warna khaki dengan banyak kantong. Ini membuat ia dianggap mengingatkan masyarakat kepada sosok Sukarno dan Syahrir. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan kepraktisan. Prabowo mulai sering mengenakannya saat berpasangan dengan Megawati di Pilpres 2009. Karier Karier Militer Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976) Karier Militer Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1997) Karier Militer Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983) Karier Militer Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985) Karier Militer Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987) Karier Militer Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad (1991) Karier Militer Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993) Karier Militer Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996) Karier Militer Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998) Karier Militer Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998) Karier Kerja Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia (0) Karier Politik Pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) (0) Karier Politik Partai Golkar (2004) Organisasi Ketua umum HKTI periode 2004-2009 Anggota marga Lumban Tobing (difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan berlangsung di Danau Toba Convention Center, Medan) Keanggotaan Dalam Organisasi Politik Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan) Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang Di 4 Provinsi di Indonesia Ketua Yayasan 25 Januari Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)  PENGHARGAAN Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun Satya Lencana Seroja Ulangan–III Satya Lencana Raksaka Dharma Satya Lencana Dwija Sistha Satya Lencana Wira Karya The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja Bintang Yudha Dharma Nararya Sumber, id.wikipedia.org         webmuhammadiyah.blogspot.com         donnymontang.blogspot.com         news.detik.com         profil.merdeka.com         farisyuda.blogspot.com

Tuesday, March 6, 2012
Kevin Samara

Christa McAuliffe

Christa McAuliffe (September 2, 1948 - 28 Januari 1986) adalah seorang guru Amerika dari Concord, New Hampshire, dan adalah salah satu dari tujuh anggota awak tewas dalam bencana Challenger Space Shuttle.

Ia menerima gelar sarjana di bidang pendidikan dan sejarah dari Framingham State College pada tahun 1970, dan juga gelar Master of Arts dari Bowie State University pada tahun 1978. Dia mengambil pos mengajar sebagai guru IPS di Sekolah Tinggi Concord di New Hampshire pada tahun 1982.

Pada tahun 1985, McAuliffe terpilih dari lebih dari 11.000 pelamar untuk berpartisipasi dalam Guru NASA di Proyek Ruang dan dijadwalkan untuk menjadi guru pertama di ruang angkasa. Sebagai anggota dari misi STS-51-L, dia berencana untuk melakukan percobaan dan mengajar dua pelajaran dari Challenger Space Shuttle. Pada tanggal 28 Januari 1986, pesawat ruang angkasa hancur 73 detik setelah peluncuran. Setelah kematiannya, sekolah dan beasiswa diberi nama untuk menghormatinya, dan juga pada tahun 2004 ia secara anumerta dianugerahi Medali Kehormatan Kongres Ruang.


kehidupan awal

Lahir Sharon Christa Corrigan di Boston, Massachusetts, anak tertua dari lima anak dari Edward Christopher Corrigan (1922-1990) - akuntan - dan Grace Maria Corrigan (George née), guru pengganti, dia dari Irlandia, Lebanon, Jerman, bahasa Inggris, dan keturunan asli Amerika [6]. ibu McAuliffe adalah asal bagian Maronit Lebanon melalui ayahnya (kakek McAuliffe), dan merupakan keponakan dari Lebanon-Amerika sejarawan Philip Khuri Hitti. McAuliffe dikenal dengan nama "Christa" dari usia dini, meskipun dalam beberapa tahun kemudian dia menandatangani namanya "S. Christa Corrigan", dan akhirnya "S. Christa McAuliffe."

Tahun yang McAuliffe lahir, ayahnya sedang menyelesaikan tahun kedua di Boston College. Tidak lama setelah itu, ia mengambil pekerjaan sebagai pengawas keuangan asisten di sebuah toko serba Boston, dan keluarganya pindah ke Framingham, Massachusetts, dimana Christa dihadiri dan lulus dari Sekolah Tinggi Marian pada tahun 1966. Sebagai seorang pemuda, ia terinspirasi oleh Proyek Mercury dan Apollo Program bulan pendaratan. Sehari setelah John Glenn mengorbit Bumi dalam Persahabatan 7, ia mengatakan kepada seorang teman di Marian Tinggi: "Apakah Anda menyadari bahwa orang suatu hari nanti akan pergi ke Bulan Mungkin bahkan naik bus, dan aku ingin melakukan itu?" Dia menulis tahun kemudian pada formulir lamarannya NASA: "Saya menyaksikan Zaman Space lahir, dan saya ingin untuk berpartisipasi."



Karir sebagai seorang pendidik

McAuliffe dihadiri Framingham State College di kota kelahirannya, lulus pada tahun 1970 dengan gelar Bachelor of Arts di bidang pendidikan dan sejarah. Beberapa minggu kemudian, ia menikah dengan pacar lama-nya Steven J. McAuliffe, yang dia bertemu di Marian Tinggi, dan mereka pindah lebih dekat ke Washington, DC, sehingga Steven dapat menghadiri Pusat Hukum Universitas Georgetown. Mereka punya dua anak: Scott dan Caroline, yang berusia sembilan dan enam masing-masing ketika ia meninggal.
McAuliffe seorang guru di Sekolah Tinggi Concord di New Hampshire

McAuliffe diperoleh posisi mengajar pertamanya di tahun 1970, sebagai guru sejarah Amerika di Sekolah Benyamin SMP Foulois Tinggi di Morningside, Maryland. Dari tahun 1971 sampai 1978, dia mengajar sejarah dan kewarganegaraan di Thomas Johnson Middle School di Lanham, Maryland. Selain mengajar, ia menyelesaikan gelar Master of Arts di bidang pendidikan pengawasan dan administrasi dari Bowie State University di Maryland. Pada tahun 1978, ia pindah ke Concord, New Hampshire, ketika Steven menerima pekerjaan sebagai asisten Jaksa Umum New Hampshire. McAuliffe mengambil pos mengajar di Sekolah Tinggi Concord pada tahun 1982.

Dia adalah seorang guru ilmu sosial, dan mengajar beberapa mata kuliah termasuk sejarah Amerika, hukum, dan ekonomi, selain kursus dirancang sendiri: "Wanita Amerika." Bagian penting dari teknik pengajarannya memakai kunjungan lapangan dan membawa speaker. Menurut The New York Times, ia "menekankan dampak dari orang biasa pada sejarah, dengan mengatakan mereka adalah sebagai penting untuk catatan sejarah sebagai raja, politisi atau jenderal."


Guru di Proyek Antariksa

Pada tahun 1984, Presiden Ronald Reagan mengumumkan Guru dalam Proyek Ruang, dan McAuliffe belajar tentang upaya NASA untuk menemukan sipil pertama, pendidik, untuk terbang ke ruang angkasa. NASA ingin menemukan "orang biasa," seorang guru berbakat yang bisa berkomunikasi dengan siswa saat berada di orbit. McAuliffe menjadi salah satu dari lebih dari 11.000 pelamar, menulis:

"Saya tidak bisa bergabung dengan program luar angkasa dan menghidupkan hidup saya sebagai astronot, tetapi kesempatan ini untuk menghubungkan kemampuan saya sebagai seorang pendidik dengan minat saya dalam sejarah dan ruang adalah kesempatan yang unik untuk memenuhi fantasi awal saya. "—Christa McAuliffe, 1985

NASA berharap pengiriman guru ke luar angkasa akan meningkatkan minat masyarakat dalam program pesawat ulang-alik, dan juga menunjukkan keandalan penerbangan ruang angkasa pada saat lembaga itu di bawah tekanan terus menerus untuk mencari dukungan keuangan. Presiden Reagan mengatakan juga akan mengingatkan Amerika tentang peran penting bahwa guru dan pendidikan melayani di negara mereka.
Dewan Pejabat Kepala Sekolah Negeri, sebuah organisasi non-profit dari pejabat publik di bidang pendidikan, dipilih oleh NASA untuk mengkoordinasikan pemilihan process.ted oleh negara, teritorial, dan panel agen review. McAuliffe adalah salah satu dari dua guru dicalonkan oleh negara bagian New Hampshire. Semi-finalis berkumpul di Washington, DC, dari 22-27 Juni 1985, untuk sebuah konferensi tentang pendidikan ruang dan untuk bertemu dengan Panel National Review yang akan memilih 10 finalis.
Pada tanggal 1 Juli 1985, McAuliffe diumumkan sebagai salah satu dari 10 finalis, dan pada tanggal 7 Juli ia pergi ke Johnson Space Center selama seminggu pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan briefing tentang penerbangan ruang angkasa. Para finalis diwawancarai oleh komite evaluasi yang terdiri dari pejabat NASA senior, dan komite membuat rekomendasi ke NASA James Administrator M. Beggs untuk calon utama dan cadangan untuk Guru di Proyek Space. Pada tanggal 19 Juli 1985, Wakil Presiden George HW Bush mengumumkan bahwa McAuliffe telah dipilih untuk posisi itu. Guru lain, Barbara Morgan, menjabat sebagai cadangan nya. Menurut Mark Travis dari Concord Monitor, itu adalah cara McAuliffe yang membuatnya berbeda dari calon lainnya. NASA resmi Alan Ladwig mengatakan "dia memiliki antusiasme menular", dan NASA psikiater Terrence McGuire mengatakan kepada majalah New Woman bahwa "dia adalah yang paling luas, paling seimbang dari 10 orang."

Pada musim gugur tahun itu, McAuliffe dan Morgan masing-masing mengambil cuti selama setahun ketidakhadiran dari mengajar untuk melatih untuk misi ulang alik pada tahun 1986 awal. (NASA dibayar baik gaji mereka.) Meskipun bukan anggota NASA Astronaut Corps, McAuliffe adalah menjadi bagian dari kru STS-51-L, dan akan melakukan percobaan dan mengajarkan pelajaran dari ruang angkasa. Tugas yang direncanakan nya termasuk percobaan sains dasar dalam bidang kromatografi, hidroponik, magnetisme, dan hukum Newton. Dia juga berencana untuk melakukan dua 15-menit kelas dari ruang angkasa, termasuk tur dari pesawat ruang angkasa, yang disebut "The Field Trip Ultimate", dan pelajaran tentang manfaat perjalanan ruang angkasa, yang disebut "Di mana Kami telah Berkunjung, Dimana Kami kembali Pergi, Mengapa "itu. Pelajaran yang akan disiarkan ke jutaan anak sekolah melalui TV sirkuit tertutup.
Setelah terpilih menjadi guru pertama di ruang angkasa, McAuliffe adalah seorang tamu di program televisi, termasuk Good Morning America, CBS Morning News, Today Show;. Dan Tonight Show Starring Johnny Carson  Dia memiliki hubungan langsung dengan media, dan Guru dalam Proyek Ruang mendapat perhatian sangat populer sebagai hasilnya.


Bencana dan dampak
Pada tanggal 28 Januari 1986, McAuliffe naik Challenger Space Shuttle dengan enam anggota lainnya awak STS-51-L. Hanya 73 detik ke dalam penerbangan di ketinggian 48.000 kaki, Challenger pecah, menyebabkan kematian dari semua tujuh anggota awak. Menurut NASA, itu sebagian karena kegembiraan atas kehadiran McAuliffe di Challenger bahwa kecelakaan telah seperti efek yang signifikan terhadap bangsa. Anak sekolah banyak yang melihat peluncuran itu hidup, dan liputan media dari kecelakaan itu luas.

Komisi Presiden tentang kecelakaan Space Shuttle Challenger - juga dikenal sebagai Komisi Rogers - dibentuk untuk menyelidiki bencana. Ini menentukan bahwa kecelakaan itu karena kegagalan dari karet O-ring yang dibuat oleh Morton Thiokol yang memberikan segel tekanan di sambungan di buritan dari solid rocket booster pesawat itu. Kegagalan O-ring ini disebabkan oleh kesalahan desain, karena kinerja mereka dapat terlalu mudah terganggu oleh faktor-faktor yang meliputi temperatur rendah pada hari peluncuran. Komisi menemukan bahwa cincin-O ketahanan secara langsung berkaitan dengan suhu dan karena suhu rendah pada saat peluncuran - 36 derajat Fahrenheit atau 15 derajat lebih rendah dari peluncuran sebelumnya berikutnya paling dingin - itu adalah kemungkinan cincin O tidak memberikan segel yang tepat.

Barbara Morgan, cadangan McAuliffe, menjadi seorang astronot profesional pada Januari 1998 dan terbang pada STS-118 misi pesawat ulang-alik, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, pada tanggal 8 Agustus 2007, kapal Endeavour, pengorbit yang menggantikan Challenger.

Sisa-sisa McAuliffe dimakamkan di Blossom Hill Cemetery di Concord, New Hampshire . Dia telah mendapatkan penghargaan di acara-acara, termasuk lomba 500 mobil Daytona pada tahun 1986.  Christa McAuliffe Planetarium / McAuliffe-Shepard Discovery Center di Concord , yang Christa Corrigan Hennessy Pusat Pendidikan dan Keunggulan Mengajar di Framingham State College, dan Christa McAuliffe bangunan Komunitas Residential di Bowie State University yang disebut dalam ingatannya,  seperti halnya asteroid 3352 McAuliffe,  yang McAuliffe kawah di Bulan,  dan sebuah kawah di planet Venus, yang diberi nama McAuliffe oleh Uni Soviet . Sekitar 40 sekolah di seluruh dunia telah bernama setelah dia, termasuk Pusat Pendidikan Christa McAuliffe Space di Menyenangkan Grove, Utah .  Kabin perawat di Camp Wabasso di Hampshire baru ini dinamai McAuliffe karena dia menghadiri kamp sebagai Pramuka. Ada juga kasus layar dengan gambar dan artefak lainnya di salah satu lorong.Beasiswa dan acara lainnya juga telah didirikan di ingatannya. Para Christa McAuliffe Konferensi Teknologi telah diadakan di Nashua, New Hampshire, setiap tahun sejak 1986, dan dikhususkan untuk penggunaan teknologi dalam semua aspek pendidikan . The Nebraska McAuliffe Hadiah kehormatan guru Nebraska setiap tahun untuk keberanian dan keunggulan dalam pendidikan  Hibah atas namanya, menghormati guru yang inovatif, yang disediakan oleh American Association of Perguruan Tinggi Negeri dan Universitas dan Dewan Nasional untuk Ilmu Sosial.
Pada tahun 1990, McAuliffe digambarkan oleh Karen Allen di Challenger film TV.  pesawat ruang angkasa pada ilmu-fiksi 1996-1997 anak-anak Kasus seri Space, tentang sekelompok mahasiswa yang hilang di ruang angkasa, disebut "Christa".  Pada tahun 2006, sebuah film dokumenter tentang McAuliffe dan Morgan disebut Christa McAuliffe. Raihlah Bintang ditayangkan di CNN di CNN Presents format  Film yang diproduksi oleh Renee Sotile dan Mary Jo Godges, memperingati ulang tahun ke 20 kematian McAuliffe . Versi fitur 75-menit diriwayatkan oleh Susan Sarandon, dan termasuk sebuah lagu asli oleh Carly Simon.
Orang tua McAuliffe bekerja dengan Framingham State College untuk mendirikan Pusat McAuliffe untuk Pendidikan.  Suaminya Steven J. McAuliffe menikah lagi dan pada tahun 1992 menjadi hakim federal,  melayani di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik New Hampshire di Concord. McAuliffe putra Scott menyelesaikan studi pascasarjana di biologi kelautan, dan putrinya Caroline melanjutkan untuk mengejar karir yang sama seperti ibunya:. Mengajar  Pada tanggal 23 Juli, 2004 McAuliffe dan semua yang lain 13 astronot hilang di kedua Challenger dan Columbia bencana yang secara anumerta dianugerahi Medali Ruang Kehormatan Kongres oleh Presiden George W. Bush.


Sumber, Wikipedia

no image
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
jalan menuju keberhasilan
Top