Jumat 4, Apr 2025

Latest News

    • Prabowo Subianto - Tegas, Berwibawa, Adil, dan Berpengalaman

      Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang paling dikenal dengan nama Prabowo Subianto, lahir di Jakarta, pada tanggal 17 Oktober 1951. Prabowo Subianto adalah mantan Danjen Kopassus dan menantu dari mantan Presiden Indonesia Soeharto. Ia juga termasuk tokoh kontroversial di Indonesia. Sehingga ia dicopot jabatannya oleh Presiden Habibie melalui mantan Pangab Wiranto karena dugaan keterlibatan oknum Kopassus dalam kasus penculikan sejumlah aktivis LSM dan pelanggaran HAM yang sampai sekarang masih buram ceritanya. Prabowo juga politikus sekaligus pendiri dari partai Gerindra. Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo yang merupakan ahli Ekonomi Indonesia pada zaman Soekarno serta Soeharto dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro.Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Prabowo Subianto dinamai menurut Soebianto Djojohadikoesoemo, pamannya yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo. Dalam bukunya Jejak Perlawanan Begawan Pejuang, Sumitro mengakui istrinya sangat berperan dalam membesarkan dan pendidikan formal anak-anaknya. Meskipun Sumitro muslim, Dora Sigar tetap Kristen. Dengan latar belakang keluarga berpendidikan Belanda, Dora Sigar menerapkan disiplin ketat kepada putra-putrinya. Di meja makan, misalnya, semua tata krama dan etiket Belanda sangat ketat dijalankan, seperti tangan tidak boleh ke sana ke mari, serbet harus dilipat di pangkuan, dan garfu sendok tidak boleh bunyi. Perpaduan dua kepribadian orangtua inilah yang sangat membentuk kepribadian Prabowo. Disiplin dan sikap keras diturunkan dari sang Ibu, gaya berpikir kritis dan bebas dari sang Ayah. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, lugas tanpa basa-basi, sangat taat aturan sehingga sangat kaku dalam pergaulan, dan kritis. Dan, dari penuturan kawan-kawan dekatnya, Prabowo adalah anak kesayangan ibunya. Masa kecilnya banyak dihabiskan di luar negeri. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Pada tahun 1970, barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang. Prabowo Subianto mengawali karirnya waktu ia daftarkan diri di Akademi Militer Magelang, Ia lalu Lulus pada tahun 1974 dari Akademi Militer, lalu pada tahun 1976 Prabowo ditugaskan untuk Komandan Pleton Beberapa Komando Group I Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) serta ditugaskan untuk sisi dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Akhirnya, Nicolau Lobato tewas setelah tertembak di perut saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978. Prabowo Subianto kemudian menikah dengan Titiek yang merupakan anak Presiden Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Ragowo "Didiet" Hediprasetyo. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer. Menurut sumber The Politic, Prabowo dipertemukan (dicomblangi) oleh Wismoyo Arismunandar dengan  anak Alm Presiden Soeharto, Titiek Soeharto, ketika ia menjadi ajudan Wismoyo kala itu. Siti Hediati Hariyadi yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 April 1959, lebih dikenal dengan Titiek Soeharto adalah anak keempat mendiang mantan Presiden Soeharto. Ketika pertama kali bertemu, lanjut sumber, langsung saling tertarik, padahal saat itu Prabowo sudah bertunangan dengan anak dari dr. Sajiman, Kepala RS TNI di Magelang, yang sekarang sudah menjadi dokter gigi, kawin dengan seorang ginekolog di Yogyakarta. Setelah perceraian, hubungan Prabowo dengan Titiek tampak tetap mesra. Pada tahun 1983, kala itu masih berpangkat Kapten, Prabowo diduga pernah mencoba melakukan upaya penculikan sejumlah petinggi militer, termasuk Jendral LB Moerdani, namun upaya ini digagalkan oleh Mayor Luhut Panjaitan, Komandan Den 81/Antiteror. Prabowo sendiri adalah wakil Luhut saat itu. Pada tahun 1990-an, Prabowo terkait dengan sejumlah kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Pada akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo. Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan. Pada tahun 1995, ia diduga menggerakkan pasukan ilegal yang melancarkan aksi teror ke warga sipil. Peristiwa ini membuat Prabowo nyaris baku hantam dengan Komandan Korem Timor Timur saat itu, Kolonel Inf Kiki Sjahnakrie, di kantor Pangdam IX Udayana. Sejumlah lembaga internasional menuntut agar kasus ini dituntaskan. Menurut pakar hukum Adnan Buyung Nasution, kasus ini belum selesai secara hukum karena belum pernah diadakan pemeriksaan menurut hukum pidana. Pada tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman. Namun, operasi ini dikritik karena menggunakan lambang Palang Merah pada helikopter putih untuk menipu anggota OPM. Pada tahun 1997, Prabowo Subianto diduga mendalangi penculikan dan penghilangan paksa terhadap sejumlah aktivis pro-Reformasi. Setidaknya 13 orang, termasuk seniman 'Teater Rakyat' Widji Thukul, aktivis Herman Hendrawan, dan Petrus Bima hilang dan belum ditemukan hingga sekarang. Mereka diyakini sudah meninggal. Prabowo sendiri mengakui memerintahkan Tim Mawar untuk melakukan penculikan kepada sembilan orang aktivis, diantaranya Haryanto Taslam, Desmond J Mahesa dan Pius Lustrilanang. Pada tanggal 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jendral TNI Prabowo Subianto. Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Maret 1997 dari Phakding, Nepal. Tahun 1998, Prabowo ditarik kembali menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Letnan Jenderal, dalam usia relatif muda yakni 47 tahun. Sebagai Pangkostrad yang membawahi pasukan cadangan ABRI yang jumlahnya cukup besar pada waktu itu (sekitar 11 ribu prajurit) , Prabowo dimintai pertolongan oleh Panglima Kodam Jaya untuk mengamankan Jakarta yang berada dalam suasana kacau. Permintaan ini dipenuhi Prabowo dengan membantu mengamankan sejumlah bangunan penting, khususnya rumah dinas Wakil Presiden B.J. Habibie di Kuningan. Di tahun inilah ia tersandung tragedi Mei yang membuatnya dipindahkan menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (Sesko TNI). Dan atas pertimbangan Dewan Kehormatan Perwira (DKP), Prabowo diberhentikan dari dinas kemililiterannya. Setelah Mei 1998, untuk menghindari tekanan dari Habibie terkait insubordinasi tersebut dan menghindari pengusutan hukum terkait kerusuhan Mei dan penculikan para aktivis, ia melarikan diri ke Yordania. Ia mendapat suaka politik dan status kewarganegaraan dari Abdullah II. Pangeran Abdullah II yang kemudian pada 1999 menjadi Raja Yordania adalah kawan Prabowo di sekolah militer. Prabowo kembali ke Indonesia pada 2001 setelah kekuatan Poros Tengah menggulingkan Presiden BJ Habibie dan momentum untuk mengusut kasus-kasus pelanggaran HAM Orde Baru mulai surut. Setelah meninggalkan karier militernya ia menjadi pengusaha, mengikuti karier adiknya Hashim Djojohadikusumo, antara lain dia memiliki saham dalam PT Kertas Nusantara. Ia lalu terjun ke dunia usaha, membantu adiknya Hashim Djojohadikusumo, yang sudah lebih dulu sebagai pengusaha minyak di Kazakhstan. Sekitar tahun 2002, Prabowo membeli PT Kiani Kertas yang saat itu sudah berada di BPPN sebagai perusahaan yang ‘sakit’ karena terbelit utang yang besar. Prabowo membeli Kiani Kertas menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri. Ia kini tercatat memimpin 27 perusahaan di Indonesia dan luar negeri. Perusahaan yang dipimpinnya meliputi Nusantara Energy (perusahaan minyak, gas alam dan batu bara), Tidar Kerinci Agung (minyak kelapa), dan Jaladri Nusantara (industri perikanan). Prabowo juga mendirikan beberapa organisasi masyarakat seperti Asosiasi Petani Indonesia, Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia, Asosiasi Pencak Silat Indonesia. Pada tanggal 5 Desember 2004, Prabowo terpilih sebagai ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) mengalahkan Setiawan Djodi dan Ja'far Hafsah. Pada saat Musyawarah Nasional (Munas) HKTI ke-7, Prabowo Subianto kembali terpilih sebagai Ketua Umum 2010-2015 secara aklamasi. 32 dari 33 Dewan Pimpinan Daerah menerima laporan pertanggungjawaban Prabowo dan meminta agar Prabowo kembali memimpin HKTI. Pada tanggal 6 Agustus 2008, Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013. Prabowo terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 Dewan Pimpinan Wilayah tingkat provinsi dan 199 Dewan Pimpinan Daerah tingkat kabupaten. Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI tahun 2004. Pada Munas PB IPSI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tanggal 27 Februari 2012, Prabowo terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum PB IPSI. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olah raga pencak silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan. Istana Prabowo berpadu dengan hijaunya Bukit Hambalang, sangat megah dan asri dengan rerumputan dan pepohonan pinus. Selain di depan, di bagian belakang rumah juga terdapat satu pos penjagaan. Menurut sumber The Politic, rumah petinggi Gerindra ini berfasilitas sangat lengkap. Tak hanya  itu, dua buah istal kandang kuda sebanyak 17 ekor kuda milik Prabowo berjenis Lusiano turut melengkapi  fasilitas di rumah itu. Kuda-kuda tersebut didatangkan langsung dari Portugal. Tak tanggung-tanggung, konon harga per ekornya mencapai miliaran rupiah! "Saya ini kesatria yang menyepi pada saat tidak dibutuhkan. Dan kesatria selalu menyepi di gunung, seperti tempat ini." Prabowo ditemani sejumlah lelaki muda yang ia sebut sebagai Kesatria Jedisebutan untuk murid Master Yoda dalam film Hollywood Star Wars. "Mereka ini anak muda yang pintar-pintar. Lulusan luar negeri,".  Ia juga mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada Konvesi Capres Golkar 2004. Untuk pencalonan ini, tim suksesnya khusus menyewa Alex Castinallos, konsultan kampanye Partai Republik Amerika Serikat yang berhasil mendudukkan George W Bush di Gedung Putih dan konsultan media iklan TV, David Axelrod. Meski lolos sampai putaran akhir, akhirnya Prabowo kandas di tengah jalan. Ia kalah suara oleh Wiranto. Prabowo adalah calon presiden dalam pemilu presiden Republik Indonesia 2009 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Karena sejumlah kendala politik, akhirnya Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Pasangan Mega-Prabowo resmi diumumkan 15 Mei 2009. Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, Prabowo berperan besar dalam pembebasan Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia. Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida adalah buruh asal Nusa Tenggara Timur yang diberangkatkan secara ilegal. Wilfrida didakwa hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen pada tanggal 7 Desember 2010. Partai Gerakan Indonesia Raya telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014. Prabowo sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai presiden, jika mendapat dukungan dari rakyat. Walaupun beberapa lembaga survei mencatat elektabilitas Prabowo tertinggi dibandingkan dengan calon-calon presiden lainnya, tidak sedikit pengamat politik yang meyakini kalau langkah Prabowo akan terganjal elektabilitas Partai Gerakan Indonesia Raya yang sangat rendah. Di Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, Gerindra meraih posisi ketiga, hanya sedikit selisih suara dibanding PDIP dan Golkar, yaitu 11,58 persen, sementara PDIP meraih 19,52 persen dan Golkar 15,22 persen berdasarkan perhitungan cepat Kompas hingga 9 April 2014. Prabowo Subianto hadirkan "Enam Program Aksi Transformasi Bangsa" dalam kampanyenya; apabila terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, ia ingin membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur, melaksanakan ekonomi kerakyatan, membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamatan sumberdaya air, meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya, membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup, dan membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif. Setelah meningkatnya popularitas dan elektabilitas Prabowo di berbagai lembaga survei dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, ia terus diserang kampanye hitam dan opini negatif antara lain beredarnya uang kertas pecahan Rp50.000 yang diberi cap dengan tulisan "Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil" dan penghembusan kembali isu stigmatisasi atas tudingan keterlibatan, bahkan nama Prabowo juga disebut-sebut sebagai dalang penculikan aktivis pro demokrasi 1997/1998, penembakan mahasiswa Trisakti, otak penggerak Kerusuhan Mei 1998 dan tuduhan hendak melakukan kudeta Mei 1998. Prabowo juga dididuga berjanji akan memberikan satu miliar kepada setiap desa di Indonesia bila ia terpilih sebagai presiden. Seperti calon presiden lainnya, Prabowo memiliki tampilan unik yang mudah dikenali dengan baju warna khaki dengan banyak kantong. Ini membuat ia dianggap mengingatkan masyarakat kepada sosok Sukarno dan Syahrir. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan kepraktisan. Prabowo mulai sering mengenakannya saat berpasangan dengan Megawati di Pilpres 2009. Karier Karier Militer Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976) Karier Militer Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1997) Karier Militer Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983) Karier Militer Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985) Karier Militer Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987) Karier Militer Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad (1991) Karier Militer Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993) Karier Militer Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996) Karier Militer Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998) Karier Militer Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998) Karier Kerja Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia (0) Karier Politik Pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) (0) Karier Politik Partai Golkar (2004) Organisasi Ketua umum HKTI periode 2004-2009 Anggota marga Lumban Tobing (difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan berlangsung di Danau Toba Convention Center, Medan) Keanggotaan Dalam Organisasi Politik Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan) Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang Di 4 Provinsi di Indonesia Ketua Yayasan 25 Januari Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)  PENGHARGAAN Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun Satya Lencana Seroja Ulangan–III Satya Lencana Raksaka Dharma Satya Lencana Dwija Sistha Satya Lencana Wira Karya The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja Bintang Yudha Dharma Nararya Sumber, id.wikipedia.org         webmuhammadiyah.blogspot.com         donnymontang.blogspot.com         news.detik.com         profil.merdeka.com         farisyuda.blogspot.com

Sunday, March 18, 2012
Kevin Samara

Momofuku Ando - Pencipta Mie Instant

Momofuku Ando (安藤百福 Andō Momofuku?, lahir di Chiayi, Taiwan, 5 Maret 1910 – meninggal di Ikeda, Osaka, 5 Januari 2007 pada umur 96 tahun) adalah pengusaha Jepang kelahiran Taiwan yang mendirikan Nissin Food Products, dan menciptakan mi instan pertama di dunia. Ia dilahirkan sewaktu Taiwan berada dalam penjajahan Jepang.

Pada tahun 1948, Ando mendirikan perusahaan bernama Chukososha (中交総社?) yang nantinya disebut Nissin Foods di Ikeda, Prefektur Osaka, Jepang. Ia lulus program magister ekonomi Universitas Ritsumeikan pada tahun 1934; gelar Doktor Honoris Causa diterimanya dari universitas yang sama pada tahun 1994. Ia juga menerima penghargaan Ordo Matahari Terbit Kelas II dari Pemerintah Jepang. Chicken Ramen dan Cup Noodles adalah produk-produk ciptaannya.

Prinsip utama dari darinya adalah, "Dunia damai kalau semua orang cukup makan", "Makan yang benar membuatmu cantik dan sehat", dan "Produksi makanan adalah melayani rakyat". Ketiga butir prinsip tersebut dijadikan prinsip dasar kegiatan bisnis dan pengembangan produk Nissin Foods.

Ando dilahirkan pada tahun 1910 di dekat Kota Chiayi (sekarang kota Puzi, Taiwan). Nama aslinya adalah Wu Pai-fu (Hanzi tradisional: 吳百福; Hanzi sederhana: 吴百福; pinyin: Wú Bǎifú; Wade-Giles: Wu Pai-fu; Pe̍h-ōe-jī: Gô Pek-hok). Ketika masih kecil, kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia dipungut oleh kakek-neneknya yang memiliki usaha grosir tekstil, dan dibesarkan di Kota Tainan. Ketika berusia 22 tahun (1932), ia mendirikan perusahaan serat bernama Tōyō Meias dengan modal uang warisan ayahnya. Pada waktu itu, perusahaan dagang yang menjual barang-barang hasil rajutan masih sedikit. Dalam usahanya mengembangkan bisnis, perusahaan barang-barang rajutan bernama Nitō Shōkai didirikannya pada tahun 1933 di Osaka. Sambil memperluas usaha di bidang ekspor-impor bahan rajutan serta produksi alat-alat optika dan instrumen presisi, ia kuliah di program magister Universitas Ritsumeikan.

Di Izumiōtsu, selatan Prefektur Osaka, Ando memulai usaha pembuatan garam dapur dengan maksud memberi pekerjaan untuk mantan tentara yang terkena demobilisasi. Ia khawatir para mantan tentara akan melakukan tindakan kejahatan bila terus menganggur. Mereka dipekerjakan membuat garam dengan teknik yang tidak umum, air laut dialirkan ke plat-plat besi yang dijajarkan di pantai. Chukososha adalah nama perusahaan garam didirikannya pada tahun 1948 (selanjutnya disebut Sanshii Shokusan, dan kemudian Nissin Foods).

Menurut autobiografi Mahō no Rāmen Hatsumei Monogatari yang ditulisnya, Jepang setelah kalah perang mengalami kesulitan bahan makanan hingga perlu menerima bantuan terigu dari Amerika Serikat. Kementerian Sosial dan Kesehatan mengimbau rakyat Jepang agar mau makan terigu (dibuat udon, ramen, suiton, biskuit, roti, dan sebagainya). Ando melihat sebagian besar orang memanfaatkan terigu untuk dibuat roti, dan jatah makan siang murid sekolah adalah roti dan biskuit. Berkaitan soal bisnis, Ando bertamu ke Kementerian Kesejahteraan. Dalam pertemuan dengan seorang pejabat kementerian, ia mengutarakan keprihatinan orang Jepang kurang gizi karena hanya makan roti tanpa isi bersama air teh. Ia mengusulkan agar kementerian mempromosikan mi karena mi adalah budaya Asia Timur. Kepala seksi di Kementerian Kesejahteraan berdalih teknik produksi massal dan jalur distribusi untuk mi belum ada sehingga roti lebih diutamakan. Dengan setengah meremehkan, Ando dimintanya untuk meneliti dan mengampanyekan sendiri budaya mi. Ando marah usulnya disepelekan, namun di kemudian hari ketika mengingat peristiwa itu, timbul keinginannya untuk menciptakan mi instan.

Sekitar waktu itu pula, seorang kenalan memintanya agar mau dijadikan sebagai ketua koperasi simpan-pinjam. Walaupun sudah menolak dengan alasan tidak berpengalaman di bidang lembaga keuangan, Ando akhirnya menerima jabatan tersebut. Pada tahun 1957, koperasi yang dipimpinnya bangkrut. Sebagai ketua, Ando memiliki kewajiban tak terbatas dan harus melunasi utang yang menghabiskan semua usaha miliknya. Harta milik yang tersisa hanya sebuah rumah di Ikeda, Prefektur Osaka.

Ando tergerak memulai usaha baru setelah teringat pernah melihat orang-orang rela antri di depan tukang mi untuk makan semangkuk ramen panas. Pada tahun 1957, di halaman rumah didirikannya sebuah gubuk kayu untuk dipakai sebagai ruang kerja membuat mi. Ando sudah berumur 47 tahun ketika memulai kembali usaha dari nol. Ia ingin membuat mi kering yang dapat segera dimakan di rumah, cukup hanya diseduh air panas. Ia juga ingin mi buatannya praktis dan tahan lama. Bumbu dan kaldu sudah dicampurnya ke dalam mi (tidak dalam bungkus terpisah) hingga orang tidak perlu repot mencampur bumbu sendiri. Setelah berhasil membuat mi berbumbu seperti keinginannya, Ando mencari teknik mengeringkan mi melalui uji coba-coba, namun semuanya gagal.

Sementara bereksperimen membuat mi, kondisi keuangan keluarga makin buruk. Koki putra keduanya, dijadikan bahan ejekan oleh teman-teman sebaya yang mengatakan ayahnya sedang berusaha membuat mi mustahil. Meskipun demikian, istri dan anak-anaknya tetap percaya Ando akan berhasil. Ketika hampir putus asa karena tidak juga menemukan cara mengeringkan mi, Ando kebetulan melihat istrinya sedang menggoreng tempura. Ia akhirnya mendapat ide mengeringkan mi dengan cara digoreng.

Pada 25 Agustus 1958, Ando (48 tahun) meluncurkan produk mi instan yang disebutnya Chicken Ramen (Chikin Ramen). Kuah mi dibuat dari sup kaldu ayam sehingga disebut Chicken Ramen. Mi hanya perlu diletakkan di dalam mangkuk dan disiram air panas sebelum dapat dimakan. Harga Chicken Ramen masih terbilang mahal untuk ukuran waktu itu. Satu bungkus dijual dengan harga ¥35. Namun produk mi buatannya praktis sebagai makanan cepat dan langsung populer. Pada Desember tahun yang sama, bentuk perusahaan diubahnya menjadi perseroan terbatas Nissin Shokuhin Kabushikigaisha (日清食品株式会社?). Pengalaman melunasi utang koperasi simpan-pinjam yang bangkrut membuat perusahaan dijalankannya dengan kebijakan bebas utang. Pada 1963, saham Nissin Foods akhirnya mulai diperjualkan di Bursa Saham Tokyo dan Bursa Saham Osaka

Ando awalnya tidak mendaftarkan paten dan merek dagang untuk Chicken Ramen. Akibatnya, kesuksesan Chicken Ramen diikuti pengusaha lain yang membuat mi instan kualitas rendah dan barang tiruan. Ando menanggapinya tuntutan di pengadilan karena ingin menjaga kepercayaan masyarakat atas mi produksi perusahaannya. Pada tahun 1961, Chicken Ramen diterima sebagai merek dagang terdaftar, dan hak paten pembuatan mi instan diterima pada tahun berikutnya. Pada waktu itu ada 113 produsen mi instan yang melanggar dan mendapat peringatan. Walaupun dirinya tidak mengizinkan adanya mi instan kualitas rendah dan barang palsu, Ando tidak berniat memonopoli produksi mi instan. Ia justru berkeinginan memopulerkan mi instan dari Jepang ke seluruh dunia. Asosiasi Industri Ramen Jepang (sekarang Asosiasi Industri Makanan Praktis Jepang, bahasa Inggris: Japan Convenience Food Industry Association, disingkat JCFIA) didirikan pada tahun 1964. Hak paten mi instan diberikannya kepada asosiasi untuk dipakai seluruh anggota yang terdiri dari para produsen mi instan. Asosiasi menetapkan pedoman untuk kompetisi yang adil dan kualitas produk, termasuk industri paling awal yang memenuhi kualitas Japan Agricultural Standard, dan pencantuman tanggal produksi dalam kemasan. Pada 1997, JCFIA membentuk Asosiasi Produsen Ramen Internasional (sekarang World Instant Noodle Association, disingkat WINA). Ando menjabat ketua pertama dari gabungan produsen industri mi instan Jepang dan sembilan negara lainnya di dunia.

Pada tahun 1981, jabatan direktur utama diserahkannya kepada putra pertamanya, Hirotoshi Ando. Ia sendiri mundur dengan jabatan ketua dewan direksi. Pada tahun berikutnya, Momofuku Ando menerima anugerah Orders of the Sacred Treasure kelas II dari Pemerintah Jepang.

Museum Mi Instan Momofuku Ando dibuka di Ikeda, Osaka, Prefektur Osaka pada bulan November 1999. Pengunjung mendapat kesempatan membuat sendiri Chicken Ramen, dan diajari mulai dari membuat mi, memberi bumbu, mengukus, dan mengeringkan mi dengan cara menggoreng. Di dalam museum dibangun replika gubuk tempat Ando bereksperimen membuat mi. Pengunjung dapat membuat Cup Noodle unik sesuai keinginan, mulai dari mendesain gelas mi, dan mengisinya dengan lauk dan bumbu yang dipilih sendiri. Masih pada tahun 1999, jabatan direktur utama diberikannya kepada putra kedua, Koki Ando.

Pada tahun 2001, Nissin dan Badan Penjelajahan Antariksa Jepang (JAXA) mengembangkan produk mi instan dalam kemasan hampa udara, Space Ram untuk dimakan di luar angkasa. Pada Juli 2005, Space Ram dimakan oleh antariksawan Jepang Soichi Noguchi ketika berada di pesawat ulang-alik Discovery. Mi luar angkasa hanya perlu diseduh air hangat bersuhu 70 °C (bukan 100 °C) karena memang air panas di pesawat ulang-alik bersuhu 70 °C. Masih pada tahun yang sama, Ando mengundurkan diri sebagai ketua dewan direksi pada 29 Juni 2005, dan menerima jabatan kehormatan sebagai ketua pendiri.

Pada 5 Januari 2007, Momofuku Ando, 96 tahun, meninggal dunia karena gagal jantung di Rumah Sakit Kota Ikeda, Prefektur Osaka. Tiga hari sebelumnya (2 Januari), Ando masih bermain golf bersama dua orang pegawai dari bagian manajemen. Sehari sebelum meninggal dunia, Ando memberi pidato sambutan tahun baru selama sekitar 30 menit di hadapan para pegawai untuk memotivasi mereka. Ketika istirahat makan siang, Ando dan para pegawai diberitakan bersama-sama makan Chicken Ramen yang dicampur mochi. Ia sendiri mengatakan bahwa rahasia umur panjang dan kesehatannya adalah main golf dua kali seminggu, dan makan Chicken Ramen setiap hari.

Upacara pemakaman dilangsungkan di Kyocera Dome Osaka, 27 Februari 2007. Upacara pemakaman dipimpin mantan Perdana Menteri Yasuhiro Nakasone dan dihadiri 6.500 orang pelayat dari kalangan industri dan politik, termasuk mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi.

Peringatan seratus tahun kelahiran Momofuku Ando dirayakan pada 5 Maret 2010. Acara spesial berjudul Instant Ramen Hatsumei Monogatari: Ando Momofuku-den (Kisah Penemuan Mi Instan: Biografi Momofuku Ando) ditayangkan secara nasional oleh Tokyo Broadcasting System. Dalam film dokumenter ini, Momofuku Ando diperankan oleh Ryūji Harada, narasi oleh Kazuo Tokumitsu dan Miki Takai.

Penghargaan

  • Medali Kehormatan Pita Nila (Ranjuhōshō), 1977
  • Ordo Harta Suci Kelas II, 1982
  • Medali Kehormatan Pita Biru Tua (Konjuhōshō), 1983
  • Penghargaan Badan Sains dan Teknologi Jepang, 1992
  • Ordo Matahari Terbit Kelas II, 2002

Sumber, Buku 50 Tokoh Penemu
               Biografi.com
              Wikipedia

Momofuku Ando - Pencipta Mie Instant
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
jalan menuju keberhasilan
Top