Sabtu 5, Apr 2025

Latest News

    • Prabowo Subianto - Tegas, Berwibawa, Adil, dan Berpengalaman

      Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang paling dikenal dengan nama Prabowo Subianto, lahir di Jakarta, pada tanggal 17 Oktober 1951. Prabowo Subianto adalah mantan Danjen Kopassus dan menantu dari mantan Presiden Indonesia Soeharto. Ia juga termasuk tokoh kontroversial di Indonesia. Sehingga ia dicopot jabatannya oleh Presiden Habibie melalui mantan Pangab Wiranto karena dugaan keterlibatan oknum Kopassus dalam kasus penculikan sejumlah aktivis LSM dan pelanggaran HAM yang sampai sekarang masih buram ceritanya. Prabowo juga politikus sekaligus pendiri dari partai Gerindra. Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo yang merupakan ahli Ekonomi Indonesia pada zaman Soekarno serta Soeharto dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro.Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Prabowo Subianto dinamai menurut Soebianto Djojohadikoesoemo, pamannya yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo. Dalam bukunya Jejak Perlawanan Begawan Pejuang, Sumitro mengakui istrinya sangat berperan dalam membesarkan dan pendidikan formal anak-anaknya. Meskipun Sumitro muslim, Dora Sigar tetap Kristen. Dengan latar belakang keluarga berpendidikan Belanda, Dora Sigar menerapkan disiplin ketat kepada putra-putrinya. Di meja makan, misalnya, semua tata krama dan etiket Belanda sangat ketat dijalankan, seperti tangan tidak boleh ke sana ke mari, serbet harus dilipat di pangkuan, dan garfu sendok tidak boleh bunyi. Perpaduan dua kepribadian orangtua inilah yang sangat membentuk kepribadian Prabowo. Disiplin dan sikap keras diturunkan dari sang Ibu, gaya berpikir kritis dan bebas dari sang Ayah. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, lugas tanpa basa-basi, sangat taat aturan sehingga sangat kaku dalam pergaulan, dan kritis. Dan, dari penuturan kawan-kawan dekatnya, Prabowo adalah anak kesayangan ibunya. Masa kecilnya banyak dihabiskan di luar negeri. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Pada tahun 1970, barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang. Prabowo Subianto mengawali karirnya waktu ia daftarkan diri di Akademi Militer Magelang, Ia lalu Lulus pada tahun 1974 dari Akademi Militer, lalu pada tahun 1976 Prabowo ditugaskan untuk Komandan Pleton Beberapa Komando Group I Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) serta ditugaskan untuk sisi dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Akhirnya, Nicolau Lobato tewas setelah tertembak di perut saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978. Prabowo Subianto kemudian menikah dengan Titiek yang merupakan anak Presiden Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Ragowo "Didiet" Hediprasetyo. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer. Menurut sumber The Politic, Prabowo dipertemukan (dicomblangi) oleh Wismoyo Arismunandar dengan  anak Alm Presiden Soeharto, Titiek Soeharto, ketika ia menjadi ajudan Wismoyo kala itu. Siti Hediati Hariyadi yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 April 1959, lebih dikenal dengan Titiek Soeharto adalah anak keempat mendiang mantan Presiden Soeharto. Ketika pertama kali bertemu, lanjut sumber, langsung saling tertarik, padahal saat itu Prabowo sudah bertunangan dengan anak dari dr. Sajiman, Kepala RS TNI di Magelang, yang sekarang sudah menjadi dokter gigi, kawin dengan seorang ginekolog di Yogyakarta. Setelah perceraian, hubungan Prabowo dengan Titiek tampak tetap mesra. Pada tahun 1983, kala itu masih berpangkat Kapten, Prabowo diduga pernah mencoba melakukan upaya penculikan sejumlah petinggi militer, termasuk Jendral LB Moerdani, namun upaya ini digagalkan oleh Mayor Luhut Panjaitan, Komandan Den 81/Antiteror. Prabowo sendiri adalah wakil Luhut saat itu. Pada tahun 1990-an, Prabowo terkait dengan sejumlah kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Pada akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo. Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan. Pada tahun 1995, ia diduga menggerakkan pasukan ilegal yang melancarkan aksi teror ke warga sipil. Peristiwa ini membuat Prabowo nyaris baku hantam dengan Komandan Korem Timor Timur saat itu, Kolonel Inf Kiki Sjahnakrie, di kantor Pangdam IX Udayana. Sejumlah lembaga internasional menuntut agar kasus ini dituntaskan. Menurut pakar hukum Adnan Buyung Nasution, kasus ini belum selesai secara hukum karena belum pernah diadakan pemeriksaan menurut hukum pidana. Pada tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman. Namun, operasi ini dikritik karena menggunakan lambang Palang Merah pada helikopter putih untuk menipu anggota OPM. Pada tahun 1997, Prabowo Subianto diduga mendalangi penculikan dan penghilangan paksa terhadap sejumlah aktivis pro-Reformasi. Setidaknya 13 orang, termasuk seniman 'Teater Rakyat' Widji Thukul, aktivis Herman Hendrawan, dan Petrus Bima hilang dan belum ditemukan hingga sekarang. Mereka diyakini sudah meninggal. Prabowo sendiri mengakui memerintahkan Tim Mawar untuk melakukan penculikan kepada sembilan orang aktivis, diantaranya Haryanto Taslam, Desmond J Mahesa dan Pius Lustrilanang. Pada tanggal 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jendral TNI Prabowo Subianto. Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Maret 1997 dari Phakding, Nepal. Tahun 1998, Prabowo ditarik kembali menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Letnan Jenderal, dalam usia relatif muda yakni 47 tahun. Sebagai Pangkostrad yang membawahi pasukan cadangan ABRI yang jumlahnya cukup besar pada waktu itu (sekitar 11 ribu prajurit) , Prabowo dimintai pertolongan oleh Panglima Kodam Jaya untuk mengamankan Jakarta yang berada dalam suasana kacau. Permintaan ini dipenuhi Prabowo dengan membantu mengamankan sejumlah bangunan penting, khususnya rumah dinas Wakil Presiden B.J. Habibie di Kuningan. Di tahun inilah ia tersandung tragedi Mei yang membuatnya dipindahkan menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (Sesko TNI). Dan atas pertimbangan Dewan Kehormatan Perwira (DKP), Prabowo diberhentikan dari dinas kemililiterannya. Setelah Mei 1998, untuk menghindari tekanan dari Habibie terkait insubordinasi tersebut dan menghindari pengusutan hukum terkait kerusuhan Mei dan penculikan para aktivis, ia melarikan diri ke Yordania. Ia mendapat suaka politik dan status kewarganegaraan dari Abdullah II. Pangeran Abdullah II yang kemudian pada 1999 menjadi Raja Yordania adalah kawan Prabowo di sekolah militer. Prabowo kembali ke Indonesia pada 2001 setelah kekuatan Poros Tengah menggulingkan Presiden BJ Habibie dan momentum untuk mengusut kasus-kasus pelanggaran HAM Orde Baru mulai surut. Setelah meninggalkan karier militernya ia menjadi pengusaha, mengikuti karier adiknya Hashim Djojohadikusumo, antara lain dia memiliki saham dalam PT Kertas Nusantara. Ia lalu terjun ke dunia usaha, membantu adiknya Hashim Djojohadikusumo, yang sudah lebih dulu sebagai pengusaha minyak di Kazakhstan. Sekitar tahun 2002, Prabowo membeli PT Kiani Kertas yang saat itu sudah berada di BPPN sebagai perusahaan yang ‘sakit’ karena terbelit utang yang besar. Prabowo membeli Kiani Kertas menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri. Ia kini tercatat memimpin 27 perusahaan di Indonesia dan luar negeri. Perusahaan yang dipimpinnya meliputi Nusantara Energy (perusahaan minyak, gas alam dan batu bara), Tidar Kerinci Agung (minyak kelapa), dan Jaladri Nusantara (industri perikanan). Prabowo juga mendirikan beberapa organisasi masyarakat seperti Asosiasi Petani Indonesia, Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia, Asosiasi Pencak Silat Indonesia. Pada tanggal 5 Desember 2004, Prabowo terpilih sebagai ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) mengalahkan Setiawan Djodi dan Ja'far Hafsah. Pada saat Musyawarah Nasional (Munas) HKTI ke-7, Prabowo Subianto kembali terpilih sebagai Ketua Umum 2010-2015 secara aklamasi. 32 dari 33 Dewan Pimpinan Daerah menerima laporan pertanggungjawaban Prabowo dan meminta agar Prabowo kembali memimpin HKTI. Pada tanggal 6 Agustus 2008, Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013. Prabowo terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 Dewan Pimpinan Wilayah tingkat provinsi dan 199 Dewan Pimpinan Daerah tingkat kabupaten. Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI tahun 2004. Pada Munas PB IPSI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tanggal 27 Februari 2012, Prabowo terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum PB IPSI. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olah raga pencak silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan. Istana Prabowo berpadu dengan hijaunya Bukit Hambalang, sangat megah dan asri dengan rerumputan dan pepohonan pinus. Selain di depan, di bagian belakang rumah juga terdapat satu pos penjagaan. Menurut sumber The Politic, rumah petinggi Gerindra ini berfasilitas sangat lengkap. Tak hanya  itu, dua buah istal kandang kuda sebanyak 17 ekor kuda milik Prabowo berjenis Lusiano turut melengkapi  fasilitas di rumah itu. Kuda-kuda tersebut didatangkan langsung dari Portugal. Tak tanggung-tanggung, konon harga per ekornya mencapai miliaran rupiah! "Saya ini kesatria yang menyepi pada saat tidak dibutuhkan. Dan kesatria selalu menyepi di gunung, seperti tempat ini." Prabowo ditemani sejumlah lelaki muda yang ia sebut sebagai Kesatria Jedisebutan untuk murid Master Yoda dalam film Hollywood Star Wars. "Mereka ini anak muda yang pintar-pintar. Lulusan luar negeri,".  Ia juga mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada Konvesi Capres Golkar 2004. Untuk pencalonan ini, tim suksesnya khusus menyewa Alex Castinallos, konsultan kampanye Partai Republik Amerika Serikat yang berhasil mendudukkan George W Bush di Gedung Putih dan konsultan media iklan TV, David Axelrod. Meski lolos sampai putaran akhir, akhirnya Prabowo kandas di tengah jalan. Ia kalah suara oleh Wiranto. Prabowo adalah calon presiden dalam pemilu presiden Republik Indonesia 2009 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Karena sejumlah kendala politik, akhirnya Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Pasangan Mega-Prabowo resmi diumumkan 15 Mei 2009. Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, Prabowo berperan besar dalam pembebasan Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia. Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida adalah buruh asal Nusa Tenggara Timur yang diberangkatkan secara ilegal. Wilfrida didakwa hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen pada tanggal 7 Desember 2010. Partai Gerakan Indonesia Raya telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014. Prabowo sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai presiden, jika mendapat dukungan dari rakyat. Walaupun beberapa lembaga survei mencatat elektabilitas Prabowo tertinggi dibandingkan dengan calon-calon presiden lainnya, tidak sedikit pengamat politik yang meyakini kalau langkah Prabowo akan terganjal elektabilitas Partai Gerakan Indonesia Raya yang sangat rendah. Di Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, Gerindra meraih posisi ketiga, hanya sedikit selisih suara dibanding PDIP dan Golkar, yaitu 11,58 persen, sementara PDIP meraih 19,52 persen dan Golkar 15,22 persen berdasarkan perhitungan cepat Kompas hingga 9 April 2014. Prabowo Subianto hadirkan "Enam Program Aksi Transformasi Bangsa" dalam kampanyenya; apabila terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, ia ingin membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur, melaksanakan ekonomi kerakyatan, membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamatan sumberdaya air, meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya, membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup, dan membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif. Setelah meningkatnya popularitas dan elektabilitas Prabowo di berbagai lembaga survei dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, ia terus diserang kampanye hitam dan opini negatif antara lain beredarnya uang kertas pecahan Rp50.000 yang diberi cap dengan tulisan "Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil" dan penghembusan kembali isu stigmatisasi atas tudingan keterlibatan, bahkan nama Prabowo juga disebut-sebut sebagai dalang penculikan aktivis pro demokrasi 1997/1998, penembakan mahasiswa Trisakti, otak penggerak Kerusuhan Mei 1998 dan tuduhan hendak melakukan kudeta Mei 1998. Prabowo juga dididuga berjanji akan memberikan satu miliar kepada setiap desa di Indonesia bila ia terpilih sebagai presiden. Seperti calon presiden lainnya, Prabowo memiliki tampilan unik yang mudah dikenali dengan baju warna khaki dengan banyak kantong. Ini membuat ia dianggap mengingatkan masyarakat kepada sosok Sukarno dan Syahrir. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan kepraktisan. Prabowo mulai sering mengenakannya saat berpasangan dengan Megawati di Pilpres 2009. Karier Karier Militer Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976) Karier Militer Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1997) Karier Militer Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983) Karier Militer Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985) Karier Militer Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987) Karier Militer Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad (1991) Karier Militer Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993) Karier Militer Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996) Karier Militer Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998) Karier Militer Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998) Karier Kerja Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia (0) Karier Kerja Presiden Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia (0) Karier Politik Pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) (0) Karier Politik Partai Golkar (2004) Organisasi Ketua umum HKTI periode 2004-2009 Anggota marga Lumban Tobing (difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan berlangsung di Danau Toba Convention Center, Medan) Keanggotaan Dalam Organisasi Politik Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan) Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang Di 4 Provinsi di Indonesia Ketua Yayasan 25 Januari Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)  PENGHARGAAN Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun Satya Lencana Seroja Ulangan–III Satya Lencana Raksaka Dharma Satya Lencana Dwija Sistha Satya Lencana Wira Karya The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja Bintang Yudha Dharma Nararya Sumber, id.wikipedia.org         webmuhammadiyah.blogspot.com         donnymontang.blogspot.com         news.detik.com         profil.merdeka.com         farisyuda.blogspot.com

Saturday, September 15, 2012
Kevin Samara

Pangeran Herry - Pangeran Dari Wales

Henry Charles Albert David atau yang dikenal dengan sebutan Pangeran Harry From Wales adalah putra kedua dan anak bungsu dari Charles, Prince of Wales dan Putri Diana . Ia tampaknya telah mengambil tempat ibunya di tabloid, mengejutkan publik dengan petualangan remaja dan menunjukkan ketidakpekaan budaya. Ia menjabat di Afghanistan dan dipromosikan menjadi Kapten pada tahun 2011 setelah memegang pangkat Letnan sejak 2008. Dia terlibat dalam amal banyak.

Sebagai anak kedua dari Putri Diana dan Pangeran Charles, Pangeran Harry berada di urutan ketiga ke tahta Inggris, di belakang kakaknya William. Ia telah tumbuh di bawah pengawasan media intens, memiliki tragedi pribadinya serta kejenakaan dan kejanggalan sebagai subyek dari berbagai laporan berita.

Ibunya pernah menggambarkan Pangeran Harry sebagai "sangat artistik dan sporty." Pada usia dini, ia mengembangkan minat dalam berkuda dan berburu. Sementara keluarga tinggal di Istana Kensington selama seminggu, mereka sering menghabiskan akhir pekan di Highgrove House, estate keluarga mereka di Gloucestershire. Ibu mereka berusaha untuk memberikan kedua putranya "seperti biasa hidup mungkin" meskipun posisi istimewa mereka di masyarakat Inggris. Untuk tujuan ini, Pangeran Harry dihadiri Ny Mynors pembibitan sekolah di London kawasan Notting Hill. Putri Diana juga mengambil Pangeran Harry dan saudaranya untuk taman hiburan, restoran cepat saji, dan tempat-tempat lain yang sering dikunjungi oleh anak-anak lain seusia mereka.


Fotografer berada di tangan sebagai orang tuanya turun Pangeran Harry untuk hari pertamanya di sekolah pada bulan September 1987. Menurut Ingrid Seward William & Harry , sang pangeran muda memiliki waktu yang sulit menyesuaikan diri dengan sekolah awalnya. Meskipun pernikahan orangtuanya semakin tegang, ia menjadi terkenal karena happy-go-lucky disposisi sebagai seorang anak. Pangeran Harry juga mengembangkan minat dalam segala hal militer saat ia dewasa.

Pada tahun 1989, Pangeran Harry terdaftar di Sekolah Wetherby, di mana kakaknya William sudah mahasiswa. Dia kemudian mengikuti saudaranya ke Sekolah Ludgrove, sebuah sekolah asrama di Berkshire, pada tahun 1992. Pada saat ini, dia dilaporkan diberitahu pemisahan yang akan datang orang tuanya ', yang secara resmi mengumumkan bahwa Desember. Pasangan ini bercerai pada tahun 1996.

Setelah pemisahan, Pangeran Harry dan Pangeran William menghabiskan liburan sekolah mereka membagi waktu mereka antara orang tua mereka. Mereka menghabiskan waktu di Highgrove dengan ayah mereka, menikmati kegiatan outdoor, serta melakukan perjalanan resmi dan liburan ke luar negeri. Dengan ibu mereka, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan dari pergi tentang liburan tropis untuk mengunjungi klinik AIDS dan tempat penampungan tunawisma.

Kematian Tragis Ibunya

Pangeran Harry tetap di Balmoral selama beberapa hari setelah kematian ibunya, berkabung dalam pengasingan bersama keluarganya. Dia kemudian pergi ke London bersama neneknya, Ratu Elizabeth II , dan saudaranya, untuk mempersiapkan Putri Diana pemakaman 's. Pada tanggal 6 September, Pangeran Harry berjalan ribuan masa lalu orang-orang yang telah berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada banyak wanita yang dijuluki "sang putri rakyat." Dia mengikuti di belakang peti mati ibunya dalam prosesi pemakaman bersama dengan saudaranya, ayah, dan kakek, Pangeran Phillip.

Setelah layanan, Pangeran Harry dan anggota keluarga lainnya melakukan perjalanan ke Althrop, keluarga estate ibunya di Northampton dimiliki oleh pamannya, Charles, Earl Spencer ke-9. Tubuh ibunya dibaringkan untuk beristirahat di sebuah pulau di tengah danau di lapangan ada.

Berjuang dengan kerugian yang luar biasa, Pangeran Harry menderita mimpi buruk tentang kematian ibunya untuk sementara waktu, menurut anak laki-laki Christopher Andersen Diana. Dia kembali ke Ludgrove waktu singkat setelah pemakaman. Selama istirahat sekolah berikutnya, Pangeran Harry berwisata bersama ayahnya ke Botswana dan Afrika Selatan. Perjalanan mengangkat semangatnya dan memberinya kesempatan untuk berbaur dengan anggota kelompok pop Spice Girls selama konser di sana.

Tantangan Saat Remaja

Kembali di sekolah, Pangeran Harry menghadapi beberapa tantangan akademis. Diputuskan bahwa ia akan menghabiskan satu tahun tambahan di Ludgrove sebelum menerapkan Universitas Eton. Semua upaya ekstra terbayar, ia lulus ujian masuk dengan warna terbang. Dia mulai membuat studinya ada pada tahun 1998.

Pada tahun yang sama, Pangeran Harry dan Pangeran William menunjukkan rasa humor nakal mereka dengan pesta kejutan ulang tahun ke-50 untuk ayah mereka, yang menampilkan sketsa komedi beberapa mengolok-olok Pangeran Charles . Aktor Rowan Atkinson , Stephen Fry, dan Emma Thompson semua bagian dari akting. Sekitar waktu ini, para pangeran juga bertemu ibu tiri masa depan mereka Camilla Parker Bowles -wanita bahwa ayah mereka telah terlibat dengan dan mematikan selama bertahun-tahun.

Seperti beberapa remaja lainnya, Pangeran Harry suka pesta. Dia dilaporkan terlibat dalam bawah umur minum-kadang di pub dan di Highgrove-dan mencoba ganja merokok selama musim panas 2001. Pada bulan Januari 2002, laporan kegiatan ilegal sang pangeran menjadi berita tabloid. Pangeran Harry mengakui kesalahannya kepada ayahnya yang membuat kerajaan muda mengunjungi London Selatan pusat rehabilitasi untuk melihat secara langsung bahaya yang terkait dengan penggunaan narkoba.

Pada tahun 2003, Pangeran Harry lulus dari Eton. Dia menghabiskan beberapa waktu perjalanan melalui Australia, Argentina, dan Afrika setelah menyelesaikan sekolah. Sebuah avid polo player, Pangeran Harry berpartisipasi dalam Inggris muda dibandingkan Muda Australia Polo Uji Pertandingan di Australia. Ia menjadi terlibat dalam kegiatan amal saat mengunjungi Lesotho di Afrika Selatan. Dia bekerja di rumah untuk anak yatim piatu korban AIDS. Untuk meningkatkan kesadaran dari masalah di sana, ia menciptakan sebuah film dokumenter yang disebut Kerajaan Lupa: Pangeran Harry di Lesotho . Film ini membantu meningkatkan sekitar $ 2 juta untuk Dana Lesotho Palang Merah Inggris.



Skandal  Foto 
menurut laporan berita. Kedua tanggal dan mematikan selama bertahun-tahun. Pangeran Harry lagi menemukan dirinya tenggelam dalam kontroversi pada bulan Januari 2005 setelah foto-foto dirinya mengenakan seragam Nazi ke pesta kostum yang diterbitkan di beberapa surat kabar. Ada kemarahan publik tentang kostum Pangeran Harry, memanggilnya sensitif. Itu mengejutkan bagi banyak orang bahwa pangeran santai bisa tampil seragam dengan gelang swastika - simbol kebencian dan kekejaman Holocaust. Dalam menanggapi kritik, Pangeran Harry mengeluarkan pernyataan, mengatakan "Saya sangat menyesal jika saya menyebabkan setiap pelanggaran atau malu kepada siapapun Itu adalah pilihan yang buruk kostum dan aku minta maaf.."

Karir Militer

Beberapa bulan kemudian, Pangeran Harry dan saudaranya menghadiri pernikahan ayah mereka untuk Camilla Parker Bowles . "Dia selalu sangat dekat dengan saya dan William ... Dia bukan ibu tiri yang jahat. Dia seorang wanita yang indah dan dia membuat ayah kami sangat, sangat bahagia yang merupakan hal yang paling penting," kata Pangeran Harry pers pada saat itu.

Pada bulan Mei 2005, Pangeran Harry terdaftar di Royal Military Academy Sandhurst. Ia menjalani 44 minggu pelatihan di sana dan, pada bulan April 2006, bergabung dengan Kavaleri Rumah Tangga sebagai Letnan Dua. Belakangan tahun itu, Pangeran Harry dan Pangeran William mengumumkan rencana mereka untuk konser khusus yang akan diadakan pada tahun 2007 untuk menandai ulang tahun kesepuluh lewat ibu mereka.

Pada apa yang akan menjadi Putri Diana 'ulang tahun ke-46, lebih dari 60.000 orang berkumpul di Stadion Wembley untuk Concert for Diana. Acara ini mengumpulkan uang untuk Diana, Princess of Wales Memorial Fund dan badan amal lainnya termasuk beberapa Sentebale, Pangeran Harry yang telah didirikan untuk membantu anak-anak dan orang lain yang terkena dampak krisis AIDS di Lesotho.

Pada tahun yang sama, Pangeran Harry mulai pelatihan untuk penyebaran zona perang mungkin. Statusnya sebagai kerajaan menimbulkan tantangan keamanan tertentu untuk tentara, dan ada banyak perdebatan mengenai apakah ia harus diizinkan untuk melayani dalam situasi tempur. Pada bulan Februari 2008, Pangeran Harry memulai masa tugasnya di Afghanistan. Ia menjabat selama dua bulan.

Pada awal 2009, Pangeran Harry sekali lagi menghadapi kritik karena ketidakpekaan nya. Video dia dari tahun 2006 muncul dan digambarkan dia menggunakan istilah merendahkan untuk tentara Pakistan sesama serta lain komentar ofensif. Pangeran Harry meminta maaf atas komentarnya, dan tentara memerintahkan dia untuk menjalani pelatihan sensitivitas.

Meskipun insiden terbaru ini, Pangeran Harry terus mengejar karir di militer. Dia mulai pelatihan untuk menjadi pilot helikopter Apache di Army Air Corps pada tahun 2009. Setelah dua setengah tahun, Pangeran Harry menyelesaikan programnya pada Februari 2012. Dia kemudian menempatkan keterampilan baru untuk bekerja di tur kedua tugasnya di Afghanistan, yang dimulai pada bulan September. Selama waktunya di sana, Pangeran Harry akan berpartisipasi dalam misi tempur.


Tanggal 14 September 2012, kamp tempat tinggal Pangeran Herry di Afghanistan diserang oleh kelompok militan Taliban. Serangan ke Kamp Bastion yang menggunakan senjata-senjata kecil, roket dan mortir tersebut dimulai pada Jumat, 14 September sekitar tengah malam waktu setempat. Sebelumnya kelompok militan Taliban telah bersumpah akan membunuh adik Pangeran William itu saat berada di Afghanistan.

"Salah satu motivasi bisa jadi karena keberadaan Pangeran Harry di kamp, karena Taliban beberapa hari lalu mengancam akan menjadikan Pangeran Harry sebagai target pembunuhan. Jadi mereka mencoba melakukannya di sana,

Pangeran Harry akan berada selama 4 bulan di kamp yang dijaga ketat tersebut. Ini merupakan tugas keduanya ke Afghanistan setelah pada tahun 2008 lalu, Harry ditarik lebih cepat dari Afghanistan menyusul bocornya berita ke media mengenai keberadaan dirinya di Afghanistan.


Sumber, biography.com
               detik.com
               Wikipedia
Pangeran Herry - Pangeran Dari Wales
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
jalan menuju keberhasilan
Top